Pages

slide show

Mimpi Masa Kini Adalah Kenyataan Hari Esok

Mimpi Masa Kini Adalah Kenyataan Hari Esok
Benarkah mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok? Jika Anda orang optimis, Anda akan mengetujuinya. Tapi mungkin saja Anda masih berpikir, kemudian otak berputar mencari bantahan terhadap ungkapan ini. Bahkan Anda yang membantah bahwa kita tidak boleh sok tahu dengan masa depan, karena itu adalah urusan Allah.
Kita bukan sok tahu tentang masa depan, tetapi kita menginginkan sesuatu di masa depan, atau yang kita sebut dengan cita-cita. Mimpi, selama itu positif akan mengarahkan tindakan kita pada hal yang positif pula.
Bagaimana agar mimpi kita menjadi kenyataan di hari esok?

Beda Mimpi dengan Panjang Angan-angan

Agar tidak terjadi salah paham bahwa Motivasi Islami mengajarkan panjang angan-angan,

Tidak Perlu Dari Nol

1158482_road_blur
Seorang pebisnis senior memberi nasihat kepada orang yang bertanya kepadanya. “Mulailah bisnisdari nol. Saya juga dulu begitu dan sekarang terbukti berhasil.” Maaf, saya tidak setuju dengan ini. Kenapa? Karena akan membuang waktu dan energi yang berharga untuk memulai bisnis dari nol. Pertanyaanya, jika sudah ada jalan, mengapa harus membuat jalan baru?
Capek kan membuat jalan baru? Mungkin orang terdahulu, menuju ke suatu tempat dengan membuka jalan baru. Itu dilakukan karena belum ada jalan. Jika sudah ada, buat apa? Bahkan, orang cerdas jaman dulu pun tidak benar-benar membuka jalan baru. Banyak yang pergi ke suatu tempat melalui jalan yang sudah dibuka oleh sungai.
Prinsip mulai dari nol akan membuat kita ketinggalan. Saat orang lain sudah berjalan jauh di depan, kita masih sibuk membuka jalan. Mencoba-coba cara melakukan bisnis yang masih gelap. Kita akan menghabis waktu dan energi untuk memulai dari nol. Berbeda, jika kita tinggal mencari jalan yang sudah ada, yang searah dengan tujuan kita, maka perjalanan kita akan lebih mudah.
Artinya, carilah sistem, cara, strategi, atau panduan yang sudah dibuat berdasarkan pengalaman orang lain. Jika bisnis kita berbeda, kita tinggal melakukan penyesuaian, bukan memulai dari awal. Bagaimana caranya? Kita bisa mendapatkan sistem, cara, strategi, atau panduan dengan cara belajar, melalui buku, ebook, pelatihan, kursus, seminar dan sebagainya.
“Tapi, teori sering tidak sesuai dengan praktek!”
Tentu saja dan itu pasti. Penyebabnya adalah bisnis dan kondisi Anda tidak persis sama dengan bisnis dan kondisi orang yang membuat teori tadi. Sebenarnya, teori yang sudah ada itu dibuat berdasarkan praktek. Tapi itu dulu, kondisinya berbeda dengan sekarang. Bisnis yang dijalankan pun tentu tidak benar-benar persis sama dengan punya. Dan juga, kemampuan Anda dengan orang yang membuat teori itu pasti berbeda.
Namun, meskipun teori dan praktek tidak selalu sama, tetapi jika kita sudah belajar terlebih dahulu, kita akan tahu setidaknya arah utama menuju tujuan kita. Sehingga yang perlu kita lakukan tinggal melakukan penyesuaian saja. Ini lebih mudah dan cepat daripada tidak tahu apa-apa. Teori mungkin hanya secercah cahaya, tetapi itu lebih baik dibandingkan berjalan di tengah kegelapan.
Jadi, tidak perlu dari nol. Manfaatkan jalan yang sudah dibuat oleh orang lain. Jika Anda punya uang, gunakan untuk modal, tidak perlu modal dengkul, kecuali memang tidak punya uang. Dengan demikian, bisnis kita akan berjalan lebih cepat dibandingkan mulai dari nol. Orang lain sudah berpergian dengan menggunakan mobil. Apakah Anda akan tetap berjalan kaki?

Strategi Memetik Manfaat Dari Buku


Mau tahu cara mengambilmanfaat dari buku? Yup, bukan hanya buku, juga ebook, video, audio, seminar, pelatihan dan produk informasi lainnya. Bukankah kita sering mendengar perkataan “ebook sampah”, buku yang tidak bermanfaat, motivasi sesaat, dan perkataan-perkataan sejenisnya?
Seringkali yang menjadi masalah adalah bukan pada produk informasinya. Anda tidak akan pernah kaya dengan membaca buku “Think And Grow Rich“. Serius! Bob Proctor bisa kaya bukan dengan membaca buku tersebut, tetapi dengan mengaplikasikan buku tersebut.
“Tapi… terlalu banyak buku… pusing.”
Ini dia cara mengatasinya…
Sebelum saya membahas teknik mengambil manfaat dari produk informasi, bahkan informasi yang banyak sekali, saya mau membahas dulu beberapa penyakit yang sering menghambat.

Belajar Kecerdasan Emosi

kecerdasan emosi
Apa itu kecerdasan emosi? Menurut Wikipedia,Kecerdasan Emosi atauEmotional Intelligence (EI) menggambarkan kemampuan, kapasitas, keterampilan atau, dalam kasus EI sifat model, kemampuan diri, untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola emosi diri sendiri, orang lain, dan kelompok.
Mengapa begitu penting? Emosi berkaitan dengan keputusan dan tindakan. Jika emosi tidak dikelola dengan baik, masihkah berharap bahwa keputusan dan tindakan kita juga baik?
Dari berbagai literatur, saya menemukan ada 5 dasar kecerdasan emosional. Kelima dasar itu adalah
  1. Mengetahui perasaan Anda dan menggunakannya untuk membuat keputusan dalam hidup Anda.
  2. Mampu mengatur kehidupan emosional Anda tanpa dibajak oleh emosi-emosi negatif seperti depresi, marah, kebingungan, dan sebagainya.
  3. Bertahan dalam menghadapi kemunduran dan menyalurkan dorongan Anda untuk mengejar tujuan-tujuan Anda.
  4. Empati – membaca emosi orang lain tanpa mereka memberi tahu Anda apa yang mereka rasakan.
  5. Penanganan perasaan. Termasuk kemampuan membaca dan mengartikulasikan emosi yang tersirat
Lalu siapa teladan kita dalam hal kecerdasan emosi? Tentu saja, tiada lain dan tiada bukan, teladan kita adalah Rasulullah saw.Banyak literatur yang membahasnya, tetapi Al Quran dan Hadits-lah sumber rujukan utama kita.
Jika kita meneladani bagaimana cara Rasulullah saw berinteraksi dengan orang-orang sekitar beliau, dengan keluarga, bahkan dengan orang-orang yang menentang beliau, kita bisa petik bagaimana kecerdasan emosi beliau yang mengagumkan. Itulah praktek utama kecerdasan emosi.

Berubah Itu Langkah Demi Langkah

berubah
Banyak orang yang inginberubah. Namun dia merasakan begitu sulitberubah. Apa penyebabnya?
Anda pernah membaca artikel Bisakah Memakan Sepeda?
Saat pertanyaan ini diajukan kepada peserta pelatihan saya, jawabannya macam-macam. Banyak yang mengatakan tidak mungkin. Bagaimana bisa memakan sepeda? Mereka anggap saya hanya bercanda.
Padahal, orang yang memakan sepeda bukan fiktif bukan juga bercanda. Ini benar, adanya tercatat di Guiness Book of Record. Bahkan katanya, sudah terpecahkan oleh orang yang memakan Harley Davidson. Wow!
Bagaimana bisa? Inilah kuncinya. Ini adalah kunci yang bisa membuat perbedaan sangat mendasar. Pemahaman inilah yang menjadikan seseorang menjelma menjadi orang hebat atau tidak. Inilah rahasia berubah!

Rahasia Berubah Itu Langkah Demi Langkah

Orang bisa memakan sepeda, bahkan Harley Davidson,

Satu Keterampilan Satu Waktu

keterampilan
Artikel ini terinspirasi saya saya memutar audio belajar bahasa Inggris dari Mr Teguh Handoko Susilo. Beliau menekankan bahwa kita hanya perlu menguasai satu keterampilan dalam satu kali belajar. Meski pun terlihat lambat, tetapi cara ini terbukti efektif untuk membangun keterampilanbahasa Inggris murid-murid beliau. Belajar bahasa Inggris yang awalnya terlihat begitu sulit, terasa begitu mudah dengan cara ini.
Apakah hanya diterapkan dalam belajar bahasa Inggris saja? Tentu saja tidak. Di pesantren, cara ini digunakan agar santri-santri menguasai bahasa Arab dengan baik. Selain itu, bisa diterapkan untuk mengembangan diri secara umum.
Mengapa metode ini begitu efektif? Yuk, kita bahas.

Kekuatan Fokus

Metode satu keterampilan satu waktu begitu efektif karena

Resolusi Tahun Baru

Resolusi Tahun Baru
Resolusi tahun baruadalah sebuah istilah yang sering digunakan sebagai bentuk komitmen yang dibuat oleh individu untuk membuat sebuah proyek, mengubah kebiasaan, mengubah gaya hidup, dan pencapaian-pencapaian baru lainnya yang menggunakan momen tahun baru. Sekali lagi, hanya menggunakan momen tahun baru. Sebenarnya perubahan atau resolusi tidak harus menunggu tahun baru, kapan saja sah-sah saja.
Banyak orang yang membuat resolusi tahun baru hanya tinggal tulisan atau tekad saja dalam hati. Begitu sampai di akhir tahun, tidak ada dampat positif yang berarti yang mereka dapat. Pada artikel ini, saya akan membahas bagaimana cara kita merancang sebuah resolusi tahun baru dengan kemungkinan keberhasilan yang tinggi. Silahkan disimak.

Kesalahan dalam Resolusi Tahun Baru

Banyak orang yang begitu semangat menulis resolusi tahun baru. Good, ini adalah langkah awal agar kita bisa mencapai resolusi tersebut. Menulis adalah sebuah kemajuan. Ini lebih baik dibandingkan orang yang tidak menulisnya. Tapi tidak cukup ditulis. Kebanyakan orang langsung akan berkata:
“Tapi harus diiringi tindakan!”
Ya betul, tindakan tentu saja harus dilakukan. Ini menu utama untuk meraih sukses. Yang menjadi pertanyaan: “Bagaimana agar tindakan tersebut benar-benar membawa hasil?”
Kesalahan-kesalahan dalam resolusi tahun baru:
  1. Tidak ditulis. Tulislah. Jika perlu, tulislah dan simpan di tempat yang mudah dilihat dalam kehidupan sehari-hari agar Anda ingat terus. Saat diri kita ingat akan resolusi maka pikiran kita akan fokus dan memberikan hasil yang terbaik.
  2. Tidak memilih target dengan baik. Bisa jadi, ada lintasan-lintasan pikiran akibat pengaruh media atau pembicaraan orang lain. Kemudian kita jadikan sebagai resolusi diri kita. Benarkah hal tersebut benar-benar keinginan kita? Pastikan target yang tentukan itu benar-benar datang dari dalam diri. Benar-benar yang Anda inginkan! Ini akan memberikan motivasi tinggi dan berarti dalam hidup Anda.
  3. Tidak jelas. Ini kesalahan klasik. Mungkin, orang yang sudah mengenal pengembangan diri sudah mengenal kesalahan ini. Pada kenyataanya masih banyak yang melakukan kesalahan. Metode paling populer dalam membuat tujuan ialah dengan menggunakan metode SMART. Silahkan Anda Membuat Tujuan dengan Metode SMART.

Macam-macam Resolusi Tahun Baru

Ada tiga jenis resolusi waktu yang biasa dibuat oleh banyak orang. Diantaranya adalah
  • Pencapaian. Anda ingin mendapatkan atau memiliki apa di tahun depan? Misalnya target tahun ini ingin memiliki sebuah mobil baru. Termasuk ingin menikah, menunaikan ibadah haji, pindah rumah, dan sebagainya.
  • Kebiasaan baru atau lepas dari kebiasaan lama. Tentu saja kebiasaan yang positif. Misalnya berhenti merokok, rajin olah raga, tidak makan sesuatu yang merusak kesehatan, dan sebagainya.
  • Melakukan tindakan tertentu. Berbeda dengan kebiasaan yang dilakukan secara rutin, yang dimaksud disini ialah tindakan sekali atau hanya beberapa kali. Misalnya ingin keliling Indonesia, ingin mengunjungi tempat tertentu, dan sebagainya.
Mana yang terbaik? Silahkan pilih yang sesuai dengan keinginan Anda. Semuanya juga boleh, bahkan lebih baik.
Kemudian, bidang-bidang resolusi yang populer meliputi:
  • kesehatan: lebih bugar, berhenti merokok, menurunkan berat badan, dan sebagainya.
  • finansial: bebas utang, penghasilan lebih tinggi, tabungan lebih banyak, investasi lebih banyak, dan sebagainya
  • karir: naik jabatan, mendapatkan pekerjaan (bagi yang belum), naik gaji, dan sebagainya
  • pendidikan: meraih gelas, kuliah, mengikuti kursus tertentu, mendapatkan sertifikat tertentu, dan sebagainya
  • kualitas diri: lebih terorganisasi, lebih semangat, keterampilan baru, ilmu baru, pengelaman baru, dan sebagainya
  • relasi: lebih banyak teman, lebih banyak jaringan bisnis, mendapatkan pasangan, dan sebagainya
  • dakwah: menambah objek dakwah, melakukan proyek dakwah, lebih banyak memberikan ceramah, dan sebagainya

Strategi Mencapai Resolusi Tahun Baru Anda

  1. Tuliskan daftar resolusi tahun baru Anda. Pastikan, itu yang benar-benar Anda inginkan. Tuliskan dengan menggunakan metode SMART.
  2. Tuliskan apa saja yang Anda perlukan untuk mencapai resolusi tersebut. Aset apa saja yang diperlukan? Mulai aset fisik seperti uang, alat, tempat, dan sebagainya. Tuliskan juga aset non fisik yang diperlukan seperti keahlian, keterampilan, ilmu, pengalaman, dan sebagainya.
  3. Tuliskan rencana Anda mendapatkan semua yang Anda butuhkan. Bukan rencana seperti diperusahaan yang rumit. Cukup tuliskan ide-ide apa saja yang akan dilakukan untuk mendapatkan apa yang Anda butuhkan. Jika Anda punya kelompok MasterMind, ini akan lebih baik. Adakan pertemuan MasterMind untuk membahas resolusi masing-masing. Jika tidak punya, Anda bisa bertanya kepada mentor, teman, orang tua, atasan, atau siapa pun yang bisa membantu Anda. Anda anda bisa belajar, membaca buku, mengikuti seminar, dan sebagainya.
  4. Tuliskan daftar orang-orang yang bisa membantu Anda. Cari tahu bagaimana Anda bisa mengontak mereka.
  5. Bertindaklah untuk mewujudkan resolusi Anda. Mulai hari pertama sampai akhir tahun, setiap hari.
  6. Jangan lupa, berdo’a dan bertawakal kepada Allah.
  7. Bershabarlah dalam menjalani perjuangan mencapai resolusi Anda.
Inilah 7 strategi yang akan meningkatkan peluang sukses Anda mencapai resolusi tahun baru.

Yang Dilarang Dalam Pengembangan Diri

pengembangan diri
Jika Anda ingin sukses dalam pengembangan diri, ada hal-hal yang dilarang untuk dilakukan. Jika Anda melakukannya, hal-hal tersebut bisa menghambat bahkan menghalangi Anda menjadi pribadi yang lebih baik.
Pengembangan diri akan menjadikan diri Anda menjadi orang yang lebih baik. Menjadi orang yang hebat, menjadi orang yang unggul, dan menjadi orang yang sukses tentunya.
Artikel lainnya sering kali membahas apa yang harus dilakukan, pada saat ini saya akan membahas apa saja yang tidak boleh dilakukan.

Jangan Malas Dalam Pengembangan Diri

Saya tidak akan membahas lagi tentang malas karena sudah sering dibahas di blog Motivasi Islami ini. Silahkan Anda cari melalui form pencarian, Anda akan menemukan artikel-artikel tentang malas.
Langkah pertama agar Anda tidak menjadi pemalas ialah jangan malas membaca artikel-artikel tentang malas. Biasanya orang malas akan malas membaca artikel tentang malas karena merasa tersindir.

Meraih Kinerja Puncak

meraih kinerja puncak
Meraih kinerja puncak adalah salah satu syarat yang harus Anda miliki jika ingin berprestasi. Baik dalam karir maupun bisnis termasuk dalam pendidikan dan olah raga. Para juara dalam balap motor adalah mereka yang menjalankan motornya dengan kinerja tertinggi. Begitu juga dengan orang yang sukses dalam karir, mereka memiliki kinerja yang tinggi saat bekerja. Semua bidang, memerlukan kinerja puncak jika ingin sukses.
Meraih kinerja puncak menjadi semakin penting di zaman informasi dan serba cepat ini. Persaingan yang semakin ketat tidak mengijinkan kita untuk asal bekerja, santai, dan dengan hasil yang pas-pasan.
Lalu bagaimana agar memiliki kinerja puncak? Saya akan ibaratkan dengan sepeda motor.

Meraih Kinerja Puncak Dipengaruhi Oleh Mesin

Rancangan mesin dan kondisi mesin sebuah motor akan mempengaruhi kinerja motor tersebut. Rancangan yang baik, dengan tenaga dan akselerasi yang pas akan

Cara Membangkitkan Gairah Kembali


Pernahkan Anda merasakan kehilangan gairah? Bukan gairah “itu” saja, tetapi gairah hidup secara keseluruhan. Kurang semangat, loyo, dan malas melakukan apa pun. Baik di dalam bekerja, bisnis, atau kehidupan lainnya. Jika dibiarkan ini bisa bahaya, sebab pencapaian Anda akan turun, prestasi akan jelek, dan jelas menjauh dari sukses. Padahal, penyebabnya bisa saja sepele, hanya saja sering kali tidak diketahui. Bagaimana cara mengatasinya?
Berikut ada 7 tip yang mungkin akan membantu Anda untuk membangkitkan gairah kembali.
Tip #1: Lakukan Sesuatu yang Berbeda
Mulailah dengan membuat satu atau dua perubahan sederhana pada hari-hari Anda. Baik itu pada waktu sarapan, stasiun radio Anda , tempat latihan rutin, rute untuk bekerja, makan siang, dll. Melakukan sesuatu secara berbeda atau mengubah bagian dari rutinitas Anda, langsung membawa Anda keluar dari norma dan memungkinkan Anda untuk menyingkirkan hal-hal yang membuat Anda merasa terbatas.
Tips #2: Bangun Sikap Kreativitas
Kreativitas adalah inti gairah. Monoton atau “gitu-gitu saja” akan membuat hidup kita bosan. Anda perlu sesuatu yang baru dan menarik membangkitkan gairah Anda. Oleh karena itu bangunlah sikap kreatif dalam diri Anda. Berikut beberapa tips untuk meningkatkan sikap kreatif: